Bertumbuh Bersama Inkubator Bisnis Dan UMKM Se-Malang Raya, Unisma Menggelar Malang Halal Culinary Festival

Universitas Islam Malang menggelar acara  Malang Halal Culinary Festival yang diselenggarakan pada hari Rabu, 15 Mei 2024. Acara tersebut merupakan salah satu acara yang menjadi rangkaian perayaan Diesnat ke-43 Universitas Islam Malang. Dalam acara tersebut lebih dari 40 stand UMKM se-malang raya ikut memeriahkan bazar yang digelar di halaman depan kampus Universitas Islam Malang. Berbagai produk dijual oleh para pelaku UMKM se-Malang raya dalam acara tersebut diantaranya Cendol Premium, Takoyakin!, BOTEM (Brownies Tempe) / SOYA BROWNIES, dan lain – lain.

Malang Halal Culinary Festival bukan hanya acara untuk memeriahkan Diesnat ke-43 Universitas Islam Malang saja, namun kampus Universitas Islam Malang juga telah berkomitmen untuk ikut serta dalam pengembangan UMKM supaya mampu berdaya saing dengan dunia luar. Sehingga dengan bazar ini, UMKM yang ikut menjadi peserta akan semakin dikenal luas. Nah, dari sini lah peran besar Klinik Inkubator Bisnis sangat dibutuhkan oleh para UMKM atau bisa disebut TENANT.

Salah Satu Peserta Bazar yang Merupakan Anggota UKM Goldenpreneur

Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis dan Badan Pengembangan Usaha (P2KIB-BPU) Universitas Islam Malang dibawah Dr. Hj Jeni Susyanti, SE MM, BKP selaku Kepala P2KIB-BPU melalui Klinik Inkubator Bisnis dengan Dr. Sama’ Iradat Tito, S.Si., M.Si., sebagai Kabid INBIS, turut mengambil peran dalam acara besar tersebut. Klinik Inkubator Bisnis menyediakan wadah untuk pelaku UMKM, memberikan bantuan, konsultasi dan juga saran untuk pemecahan masalah yang dihadapi oleh pelaku UMKM . Seperti memberikan bantuan dalam hal pemasaran, dan juga saran untuk bantuan permodalan. Klinik Inkubator Bisnis juga bisa menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM jika ingin mendapatkan sertifikasi halal melalui tim Halal Center di UNISMA.

Malang Halal Culinary Festival ini di buka oleh Pj. Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. Menurut beliau PEMKOT Malang juga sedang gencar – gencarnya bersama Diskopindag mendorong berkembangnya UMKM di wilayah Kota Malang supaya mampu naik kelas dan berdaya saing dengan mengadakan pendampingan gratis secara rutin.

”Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemkot Malang yang punya tugas membawa UMKM naik kelas. Ini sangat baik menjadi wadah mempromosikan produk UMKM di Malang Raya lebih dikenal khalayak lebih luas, apalagi ini skalanya Jawa Timur,” ungkapnya Pj. Walikota Malang.

Tak hanya berhenti pada acara ini saja, menurut Rektor Universitas Islam Malang kegiatan bersama UMKM ini akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan dengan menjalin kemitraan bersama Perbankan guna mensukseskan kegiatan pembinaan kepada para pelaku UMKM. Rektor Universitas Malang juga menyampaikan bahwa acara Malang Halal Culinary Festival ini bukan satu – satunya kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut. Melainkan juga dibarengi dengan acara lain yaitu Lomba Business Plan tingkat SMK/SMA/MAN se-Jawa Timur, Lomba banjari se-Jawa Timur, Talk show financial planning haji muda dan Lomba MTQ/Syahril Quran/Tahfidz/Kaligrafi.

Lomba Business Plan tingkat SMK/SMA/MAN se-Jawa Timur

Selain berfokus pada kegiatan UMKM, Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (P2KIB) Universitas Islam Malang juga menggali potensi pelajar SMK/SMA/MAN se-Jawa Timur melalui Lomba Bussiness Plan yang tentunya Dr. Hj. Jeni Susyanti, S.E., M.M., B.K.P. selaku Kepala P2KIB Unisma menjadi dewan juri bersama Dr. Sama’ Iradat Tito, S.Si., M.Si. selaku Kabid INBIS, dan juga dosen – dosen yang ahli dalam bidang kewirausahaan lainnya.

(Oleh : Novia Herawanti, Adindha Permata Putri)